Home » » Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Diharuskan Ikut ke Sekolah. PNS Dapat Dispensasi

Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Diharuskan Ikut ke Sekolah. PNS Dapat Dispensasi

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 15 Juli 2016 | 15.09

*SEKOLAH HANYA LIMA HARI*

BATULICIN  - Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Mardani H Maming mengizinkan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengantar anak kesekolah di hari pertama masuk sekolah.

Dispensasi masuk kerja bagi aparatur sipil daerah di Tanbu tersebut disampaikan Mardani H Maming melalui media sosial milik Mardani H Maming, Kamis (14/7).

Himbauan tersebut terkait dengan adanya Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anis Baswedan tentang Hari Pertama Masuk Sekolah yang kemudian di dukung oleh Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming.

Menurut Bupati Tanbu, Dispensasi hari pertama masuk sekolah bagi Aparatur Sipil Daerah di Tanah Bumbu dalam rangka mendorong tumbuhnya iklim pembelajaran dan menyenangkan di Kabupaten Tanah Bumbu.

"Kami menghimbau kepada masyarakat Tanah Bumbu yang anaknya sebagai murid baru di semua jenjang pendidikan untuk dapat mengantar anaknya masuk sekolah" Tulis Mardani di media sosial.
Himbauan bukan hanya ditujukan untuk instansi pemerintah daerah namun juga untuk instansi swasta.

"pada hari pertama masuk sekolah pada tanggal 18 Juli 2016, untuk itu dihimbau kepada seluruh instansi pemerintah  dan swasta di Kabupaten Tanah Bumbu dapat memberikan dispensasi kepada pegawainya untuk dapat melaksanakaan tugas setelah mengantar anaknya kesekolah  di hari Pertama Sekolah untuk mendorong semangat anak  belajar dan membantu interaksi positif  dengan para guru dan wali murid lainnya" demikian disampaikan Bupati Mardani H Maming.

Sejak 18 Juli 2016, seluruh sekolah di Kabupaten Tanbu akan memberlakukan sekolah 5 hari. Aturan baru tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Bupati Tanbu Mardani H Maming nomor : 188.46/272/Disdik/2016.

Isinya tentang uji coba penyelenggaraan kegiatan pendidikan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan khusus di Kabupaten Tanbu.

"Pada tahun pelajaran 2016/2017 semester ganjil dilaksanakan uji coba penyelenggaraan pendidikan lima hari untuk jenjang SD dan SMP, SMA/SMK dan pendidikan khusus (SLB)," bunyi SE Bupati tersebut.

Surat edaran itu sendiri sudah sesuai dengan pasal 8 Kepmendiknas nomor 125 /u/2002, sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan pendidikan 5 atau 6 hari belajar perminggu yang setara dengan 200 sampai dengan 245 hari efektif pertahun sepanjang tidak mengurangi jumlah jam belajar yang telah ditetapkan.

Atas dasar SE Bupati Tanah Bumbu tersebut, kemudian Dinas Pendidikan Tanbu menyampaikan informasi yang ditujukan kepada kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan SLB di Kabupaten Tanbu.

Kepala Dinas Pendidikan Tanbu Ir Sartono mengatakan, surat edaran tersebut sifatnya sementara saja dan hanya berlaku pada tahun ajaran semester ganjil saja.

"Hanya uji coba sampai bulan Desember 2016 mendatang," ujar Sartono.

Namun, Sartono optimis aturan baru tersebut akan terus berlanjut karena jam belajar yang baru diberlakukan itu masih cukup efektif.

"Saya optimis terus berlanjut karena dengan aturan baru tersebut tetap tidak mengurangi jumlah jam belajar yang telah ditetapkan," katanya.

(Relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved