Home » » Mardani Soroti Layanan BPJS

Mardani Soroti Layanan BPJS

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 10 Agustus 2016 | 13.23

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming menyoroti beberapa masalah yang terjadi dalam sistem pelayanan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) khususnya dibidang kesehatan.

Hal tersebut disampaikan bupati dalam acara Halal-Bihalal sekaligus dialog interaktif bersama Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Juwita F. Moeloek bersama seluruh bupati seluruh si-Indonesia di Hotel JS. Luwansa Kuningan, Jakarta Selasa (08/08) kemarin.

"Sistem layanan BPJS terkesan masih tidak sebaik layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang selama ini diterapkan oleh pemerintah Daerah," kata Mardani H Maming saat berdialog dalam pertemuan tersebut.

Sistem layanan BPJS yang mengharuskan adanya surat rujukan mulai tingkat paling bawah atau Puskesmas dianggap justru menyulitkan pasien yang membutuhkan penangan cepat saat berobat. Kondisi ini tidak jarang ditemui disetiap wilayah khusunya daerah terpencil yang letaknya jauh dari pelayanan Puskesmas atau rumah sakit.      

Dia mengungkapkan, ada salahsatu pasien  kritis selaku pengguna BPJS  yang berada diwilayah jauh dari Kabupaten, dengan aturan itu  mengharuskan pasien berbalik arah menuju Rumah Sakit Kabupaten untuk mendapatkan surat rujukan yang sebenarnya keberadaan pasien justru relatif dekat dengan RSUD tempat rujukan . "Itu adalah kondisi riil dilapangan, yang semestinya harus dicarikan solusi yang terbaik oleh pihak BPJS," katanya.

Ketua Umum APKASI ini berharap,  penerapan   layanan BPJS tersebut setidaknya lebih memperhatikan kondisi wilayah sehingga penerapannya tidak menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan secara lebih cepat.

"Akan lebih baik lagi kalau penerapan  layanan BPJS  itu melebihi sistem pelayanan Jamkesda yang selama ini cukup memudahkan masyarakat ketika berobat ke Rumah Sakit di wilayah kami,"pinta Mardani.

Atas keluhan yang di sampaikan mantan Bupati termuda se indonesia tersebut, mendapat respon positif dari Menkes RI. Di kesempatan itu, Menkes berharap pada pihk BPJS agar mencari formulasi yang lebih tepat dalam menerapkan aturan pelayanan di berbagai wilayah.
Menurutnya, berbagai penerapan perlu ada kajian yang lebih mendalam, mengingat kondisi wilayah  indonesia dihadapkan pada geografi dan kultur yang berbeda. Dengan   kondisi itu, diperlukan pemetaan dan penggalian data  yang lebih akurat menuju upaya peningkatan pelayanan.

"Sebagaimana program yang sudah dijalankan, pihak BPJS jangan lepas dari evaluasi,koordinasi yang intens dengan Instansi kesehatan Daerah, sehingga penggalian berbagai  data pengguna BPJS yang akurat dapat lebih meningkatkan akses pelayanan terhadap masyarakat,"pungkasnya. (Humas)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved