Home » » Pemkab Tanbu Gelar Lomba Balogo Antar SKPD Dan masyarakat

Pemkab Tanbu Gelar Lomba Balogo Antar SKPD Dan masyarakat

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 16 Agustus 2016 | 21.24


BATULICIN-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), melalui  Dinas Pemuda Olahraga  Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar)  setempat, menggelar lomba permainan rakyat "Balogo" yang diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sekaligus mengajak masyarakat umum yang diikuti 140 regu dalam  permainan olaharaga tradisonal Banua Kalimantan Selatan tersebut.

lomba permainan rakyat itu berlangsung di halaman kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (15/08) kemarin. Dibuka secara langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Tanah Bumbu Drs Said Akhmad MM. Serta    disaksikan ratusan penonton yang terdiri jajaran Pemkab Tanbu maupun masyarakat umum.

Kepala Disporbudpar Tanbu Drs. H. Muhammad Thaha mengatakan. lomba tersebut dalam kaitan memeriahkan HUT Proklamasi RI ke 71 sekaligus untuk membangkitkan lagi  kebudayaan rakyat  berupa permainan tradisional banua Kalimantan Selatan.

Disisi lain menurutnya, permainan ini bagian upaya pemerintah daerah dalam menumbuh kembangkan  pelestarian budaya sekaligus sebagai atraksi wisata yang dicanangkan sebagai ikon Budaya di bidang Olahraga  Tradisional Banua. Hingga  terus dipromosikan sebagai atraksi wisata berbagai even Budaya.

"Saat ini pemerintah Propinsi terus berupaya menggairahkan  kembali Permainan Tradisional  Balogo hingga merambah ke seluruh banua, untuk pelestarian itu, maka segenap lapisan  masyarakat  diminta turut serta  berpartisifasi  membumikan permainan  tersebut , dengan pelestarian itu diharapkan   Kabupaten Tanah Bumbu  lah yang menjadi fhioenernya,"ungkap Thaha di sela-sela pertandingan tersebut.

Atas partisifasi dalam mengembangkan permainan Budaya unik itu lanjutnya,
kini sudah dibuktikan oleh masyarakat Kabupaten yang di huni 170 berbagai suku Indonesia tersebut dengan terus mengadakan permainan di berbagai Desa maupun  Kecamatan.

"Ditiap- tiap malamnya masyarakat desa terus mengadakan permainan balogo, mereka membentuk regu masing masing,  bahkan tidak jarang antar sesama tetangga desa turut bertanding untuk  saling adu     ketangkasan dalam permainan tersebut,"Pungkasnya.

Sementara itu,  Balogo merupakan salah satu nama jenis permainan tradisional suku Banjar yang umumnya  dilakukan oleh anak-anak sampai dengan remaja dan umumnya hanya dimainkan kaum pria.

Nama permainan balogo diambil dari kata logo, yaitu bermain dengan menggunakan alat logo. Logo terbuat dari bahan tempurung kelapa dengan ukuran garis tengah sekitar 5-7 cm dan tebal antara 1-2 cm dan kebanyakan dibuat berlapis dua yang direkatkan dengan bahan aspal atau dempul supaya berat dan kuat.

Bentuk alat logo ini bermacam-macam, ada yang berbentuk bidawang (bulus), biuku (penyu), segitiga, bentuk layang-layang, daun dan bundar.
Dalam permainannya harus dibantu dengan sebuah alat yang disebut panapak atau kadang-kadang beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan campa yakni stik atau alat pemukul yang panjangnya sekitar 40 cm dengan lebar 2 cm.

Kemudian   Fungsi panapak atau campa ini adalah untuk mendorong logo agar bisa meluncur dan merobohkan logo pihak lawan yang dipasang saat bermain.  (Humas) 

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved