Home » » Pemkab Tanbu Kejar Pencapaian Program Crash campak

Pemkab Tanbu Kejar Pencapaian Program Crash campak

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 31 Agustus 2016 | 07.53

BATULICIN-Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Kesehatan setempat terus berupaya meningkatkan pencapaian Program Crash Campak yang sedang di canangkan pemerintah pusat mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2016.

"Untuk mensukseskan pencapaian target program tersebut  Dinas Kesehatan setempat  saat ini sedang giat-giatnya melakuan pola jemput bola yakni mengunjungi ke tiap rumah warga guna melakukan imunisasi campak dan pemberian Vitamin A secara langung kapada anak Balita umur 9 Bulan hingga 59 Bulan," Kepala Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu  H. Damrah saat ditemui di ruang kerjanya Selasa  (30/08) kemarin.

Dia menambahkan, sistem jemput bola yang sedang di upayakan tersebut telah   diperkuat oleh beberapa  tim kesehatan di 14 Puskesmas yang ada di 10 Kecamatan se Tanah Bumbu sekaligus dibawah koordinasi Camat masing-masing.

Kemudian lanjut Damrah,  tim tersebut menyisir ke semua 149 desa yang tersebar di tiap Kecamatan, guna mencari sasaran yang belum mendapatan imunisasi campak maupun pemberian vitamin A kepada Balita.
Dikatakannya,  pola ini dianggap cukup memberikan hasil  yang signifikan, sebab selama 3 hari melakukan  sweping atau door to door  ke rumah warga ternyata  telah mendapatkan  penambahan 12%, yakni dari semula 69,72 % mampu mencapai 81,41 %.

"Melalui sistem jemput bola ini diharapkan  mampu mencapai 90 persen dari sekitar  32000 jumlah bayi yang di targetkan untuk  di imunisasi campak maupun pemberian vitamin A dalam bulan ini,"jelasnya.

Ditempat terpisah  Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming turut mengapresiasi sistem jemput bola yang dilakukan Dinkes setempat guna mencapai sasaran program Crash Campak tersebut.

Dia menegaskan, pencapaian target pelayanan terhadap kesehatan anak Balita jangan hanya menunggu di puskesmas atau posyandu, disisi lain dengan melakukan jemput bola   justru memudahkan warga yang jauh dari tempat  pelayanan Kesehatan masyarakat hingga  menyulitkan sebagian  warga untuk membawa anak Balitanya ke tempat pelayanan tersebut.

"Kedepannya harus terus berlanjut, hal terpenting untuk meningkatkan derajat kesehatan anak balita harus di dukung kesadaran orang tua agar lebih perduli kepada putra putrinya dengan aktif mengikuti program ini mulai perdesaan hingga perkotaan,"pintanya. 

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved