Home » » Ade Massorong Pulau Sewangi, Potensi Wisata Yang Terpendam

Ade Massorong Pulau Sewangi, Potensi Wisata Yang Terpendam

Written By Fokus Batulicin on Senin, 24 Oktober 2016 | 21.38

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama sejumlah elemen masyarakat terus berupaya bergandengan tangan mengembangkan dan menggali potensi objek wisata di "Bumi Bersujud. Banyak destinasi budaya dan pariwisata yang masih terpendam namun memiliki dayatarik wisatawan yang cukup tinggi

salah satu warisan tradisi budaya dan kearifan lokal masyarakat Pulau Sewangi kini mulai dilirik untuk dijadikan salah satu wisata budaya setiap tahun yakni berupa Pesta Adat Ade Massorong atau upacara melepas sesajen ke tengah laut, sekaligus merupakan wujud ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas diberikannya nikmat berupa kesehatan dan hasil laut yang melimpah.

"Tradisi ini merupakan budaya lokal yang layak untuk dikembangkan," Kata Wakil Bupati Tanbu, H Sudian Noor saat menghadiri acara adat Ade Massorong di Pulau Sewangi, Senin (24/10).
Menurut wakil bupati, Pesta Adat Ade Massorong adalah khazanah budaya lokal yang harus tetap dilestarikan.
Budaya itu dapat dijadikan menjadi salah satu ikon tradisi masyarakat yang mampu menarik wisatawan agar datang ke Tanah Bumbu sehingga memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Kondisi ini diharapkan bisa tetap lestari sebagai salah satu destinasi wisata di daerah yang mampu menarik wisatawan.
"Oleh sebab itu,  seluruh pihak terkait bersama Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata harus mampu menjaga dan melestarikan seluruh budaya dan sekaligus menjadikannya sebagai objek wisata yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah," tegas Sudian Noor.

Sementara itu, Ketua Lembaga Ritual Adat Ade Massorong Batulicin, Abdul Rahim berharap kepada pemerintah daerah kedepanya agar  dapat membangun sarana dan prasarana infrastruktur penunjang kegiatan budaya ini terutama pendopo sebagai tempat utama pelaksanaan prosesi ritual pesta adat.

"Untuk pelaksanaan tahun kedua ini, kitabsadari masih banyak kekurangan, untuk pengembangan lebih jauh,  kedepannya kita berharap pemerintah mau bahu membahu bersama elemen masyarakat untuk melengkapi segala kekurangan yang ada. Sehingga bisa dikemas lebih menarik lagi" harap Abdul Rahim. (Iwan/ Relhum)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved