Home » » Ribuan Pegawai Konsumsi Obat Filariasis Secara Serentak

Ribuan Pegawai Konsumsi Obat Filariasis Secara Serentak

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 11 Oktober 2016 | 14.21

BATULICIN-Dimulainya  Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belikaga ) ditandai dengan  Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) terhadap  ribuan pegawai  lingkup  Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Pemberian obat pencegahan penyakit berbahaya itu dilakukan  usai melaksanakan apel gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) di halaman kantor Bupati Senin (10/10).
Berbagai SKPD yang melakukan minum obat secara serentak itu   sebelumnya  memeriksakan kondisi kesehatan  kepada tim medis Dinas Kesehatan setempat.

"Sebelum menelan obat pencegahan itu diharuskan makan terlebih dahulu agar tidak terjadi  hal hal yang tidak diinginkan atas  reaksi obat tersebut." Kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Said Akhamad di sela-sela acara POPM tersebut.

Sekda menambahkan, kegiatan POPM ini tidak hanya di lingkup Pemkab Tanbu, semua Kecamatan turut melakukan hal serupa,  tak terkecuali bagi instansi vertikal, sekolah berbagai tingkatan maupun lapisan masyarakat hingga pelosok desa turut serta mengonsumsi obat yang sama.

"Masuknya Belkaga  hingga 30 Oktober ini  diharapkan semua sasaran bisa tercapai hingga  tak ada pihak yang ketinggalan mengonsumsi   obat pencegahan Filariasis itu,"tandas Sekda.
Lanjutnya,  pencegahan filariasis harus dimulai sejak dini. Mengingat Kabupaten Tanah Bumbu masuk kategori endemis yang harus di waspadai secara serius.

"Sejauh ini penyakit itu belum ditemukan obatnya, maka melalui kegiatan POPM ini adalah langkah awal untuk  pencegahan itu sehingga pada tahun 2020 kedepan daerah kita akan terbebas dari penyakit berbahaya  itu,"pungkasnya.
Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Tanbu H. Damrah mengatakan. Upaya untuk mencapai sasaran  Kegiatan Belikaga ini  turut di lakukan dengan cara sweeping ke rumah rumah warga maupun ke berbagai  instansi

Menututnya, Sweeping  ini dilakukan untuk mengoptimalkan  pemberian obat  ke berbagai pihak   yang belum sempat mendapatkan obat pencegahan itu.
"Melalui sweeping itu, tim  medis terus bergerak sehingga target POPM akan tercapai hingga sampai 30 Okober ini," tutup Damrah.(Humas )

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved