Home » » KAPIS Menggeliat Lagi!! Satpol PP Tanbu Jaring 10 PSK

KAPIS Menggeliat Lagi!! Satpol PP Tanbu Jaring 10 PSK

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 14 Desember 2016 | 15.05


BATULICIN-Hasil operasi rutin digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menjaring 10 Pekerja Sek Komersial (PSK)  di kawasan lokalisasi Kapis Desa Batu Ampar Kecamatan Simpang Empat Selasa (13/12).

Tak hanya 10  PSK yang terjaring, hasil operasi itu juga turut mengamankan  4 pria yang berada dilokalisasi tersebut. Namun setelah menandatangi perjanjian prihal tidak berkunjung ke tempat maksiat itu, maka pihak satpol mengijinkannya untuk pulang ketempat masing-masing.

Kepala Satpol PP Drs. Herlambang mengatakan. Penangkapan ini bagian  operasi rutin dalam rangka pemberantasan penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

"Penangkapan ini bermula  dilakukannya penyisiran ke  salah satu lokasi yang terindikasi kuat melakukan tindakan prostitusi. Ternyata di lokasi itu anggota Satpol kami melihat sekelompok wanita dan beberapa lelaki yang sedang santai diruang tamu lokasi itu, seketika itu mereka kami bawa ke pos pengaman Satpol,"ucap Herlambang disela-sela mengamankan PSK tersebut.

Secara tegas dia katakan, semenjak terbitnya  peraturan Bupati bahwa tempat itu sudah dinyatakan dilarang melakukan  praktek prostitusi. Bahkan pada pertengahan tahun 2015 Pemerintah Daerah sudah menutup secara resmi sekaligus memulangkan ratusan  PSK ke tempat asalnya.

"Sebagai bentuk implikasi terhadap Perbup yang ada itu, kami akan terus melakukan giat operasi penyakit  masyarakat  ke beberapa wilayah, tak terkecuali hotel maupun berbagai jenis penginapan lainnya. Sehingga wilayah kita akan bebas dari praktek terlarang tersebut,"tandasnya.

Sebagai tindaklanjut hasil giat operasi ini, Herlambang mengungkapkan.  para penjaja cinta itu langsung dipulangkan ketempat asalnya pada Selasa malam melalui Kapal laut.  Namun sebelumnya sudah melalui surat perjanjian terhadap PSK yang terjaring itu agar tidak kembali melakukan praktek serupa.

"Sebelum  dipulangkan  mereka menda tangani perjanjian ini dan atomatis mereka sudah  terdata, namun  bila melakukan praktek serupa ke wilayah Tanah Bumbu, kami akan menyerahkan ke pihak Polres Tanbu untuk proses hukum selanjutnya,"tutupnya. (HMS)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved