Home » » Jembatan Satiung Diresmikan

Jembatan Satiung Diresmikan

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 02 Februari 2017 | 13.23


Fokusbatulicin.com _ Bupati Tanah Bumbu bersama sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Daerah Kabupaten Tanah Bumbu meninjau dan langsung meresmikan jembatan penghubung Desa Satiung Kec Kusan Hilir, Kamis ( 2/2/2017) siang.

Jembatan Gantung yang terletak di RT III itu di bangun dengan panjang 83 meter dan lebar 2,40 meter itu hanya  menghabiskan anggaran sebesar Rp 313.440.352 dengan Rp 11.520.000 adalah dana swasembada. Dengan bersumber dari Anggaran Dana Alokasi Desa Tahun 2016. 

Kepala Desa Satiung Sapran, mengatakan, mengingat panjangnya wilayah desa Satiung, setelah pembangunan  jembatan ini masih ada lagi yang harus di bangun di desa ini terutama sejumlah jalan jalan penghubung antar desa termasuk jalan menuju pusat kota baik menuju Ke Kota Pagatan Maupun menuju Kota Batulicin, serta satu jembatan penghubung Desa Satiung menuju Desa Harapan Jaya .

"Banyak dana bantuan pemerintah daerah yang sudah di serap desa, tapi mengingat luasnya wilayah yang ada dan masih banyak infrastruktur yang dibangung dan dibenahi masih banyak juga bantuan dana yang kami butuhkan, untuk itu kami masih mengharapkan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah, khususnya pembangunan jembatan penghubung Satiung menuju Desa Harapan Jaya" ujar Kades Satiung.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming mengatakan saat ini pemerintah mengutamakan pembangunan infrstruktur pedesaan terutama yang memiliki koneksitas dengan pengembangan perekonomian desa. Khususnya yang berkaitan pertanian. 

"Jembatan yang dibutuhkan untuk penghubung desa Harapan Jaya nanti dimasukkan ke program PL Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian untuk peningkatan kualitas jalan desa dari 4 desa yang ada di bantaran sungai, akan diusahakan melalui dana bantuan penanganan bencana dari pemerintah pusat . Mengingat saat ini puluhan hektar lahan padi sawah berada di seberang jalan yang membatasi sungai yang ada di desa satiung. Jalan itu sekaligus sebagai bronjong atau ben atau pembatas kawasan persawahan. Jika tidak segera di tangani maka bisa mengancam program swasembada padi yang dicanangkan oleh Presiden Ri." Ujar Mardani. (Ley)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved