Home » » Kiswadi Berhasil Tanam Cabe Rawit Melalui Pola Tumpang Sari

Kiswadi Berhasil Tanam Cabe Rawit Melalui Pola Tumpang Sari

Written By Fokus Batulicin on Rabu, 01 Februari 2017 | 12.44

BATULICIN-Ditengah mahalnya harga cabe rawit di pasaran saat ini  turut menambah semangat  petani di Desa Waringin Tunggal untuk  lebih giat berupaya meningkatkan produksi tanam jenis Holtikultura  di wilayah tersebut.

Salahsatu petani itu adalah Kiswandi, dengan memiliki lahan sekitar 0,5 hektar tersebut  telah berhasil memanfaatkan lahannya untuk ditanami cabe rawit dengan pola tumpang sari di areal tanaman karet sendiri.

Setiap panen yang dilakukan secara berkala itu, dia telah mendapatkan 100 kilogram dalam 1 minggunya, dengan kisaran masa tanam selama 6 Bulan.

"Alhamdullilah dalam 1 minggu itu saya bisa menjual ke pasaran atau tengkulak seharga Rp.70.000. Kalau dijumlahkan dengan hasil panen 100 kilogram maka hasil yang di dapat sekitar 7 Juta dalam masa panennya,"kata Kiswadi saat di wawancara Crue MC Diskominfo Tanbu di Desa Waringin Tunggal Kecamatan Kuranji Selasa (31/01).

Ketika ditanya masalah perawatan tanam cabe rawit dengan pola tumpang sari tersebut dianggapnya tergolong rumit. Karena harus menjaga ranting daun yang tak jarang menutupi hamparan tanaman cabe tersebut. Mengingat tanaman cabe tidak boleh terlindung dari matahari.

"Bukan hanya daun ranting  dari pohon karet saja, kalau memasuki musim hujan, kami harus rajin membersihkan dengan semua tanaman sehingga hasil tanam nya menjadi baik tanpa ada kerusakan,"ujarnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved