Home » » Jokowi " SDA Laut Capai 17 ribu Triliun pertahun "

Jokowi " SDA Laut Capai 17 ribu Triliun pertahun "

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 09 Mei 2017 | 10.14


BATULICIN- Presiden RI  Ir. Joko Widodo beserta rombongan mengahdiri acara puncak budaya maritim pesta laut Mappanretasi di Pagatan Kecamatan Kusan hilir Kabupaten Tanah Bumbu   yang berlangsung Minggu 7 Mei 2017.  

Usai menyaksikan  prosesi adat Mappanretasi Presiden yang didampingi Iriana Joko Widodo disambut dengan tari Semarak Bumi Bersujud.

"Saya sangat berbahagia sekali untuk pertama kali bisa hadir di pesta adat Mappanretasi di Kabupaten Tanah Bumbu ini kerena mana pesta adat ini menunjukan   jati diri kita, karakter dan budaya kita  adalah kodrat dari  bangsa  dan negara kita idonesia  yaitu  darah bangsa maritim."kata  Presiden RI  Ir. Joko Widodo saat memberikan sambutan dihadapan undangan.

Menurut  Jokowi,  makna acara tersebut  menunjukan bahwa nenek moyang bangsa ini  sejak dulu sudah hidup harmonis dengan lautan.   

"Saya melihat langsung saat prosesi Mappanretasi  dilakukan, kerena perahu perahu masyarakat yang ada bergerak kelaut dengan penuh antusias melakukan pesta adat itu. Oleh sebab itu, sudah sekian lama kita menghubungi  lautan, padahal kekayaan kita ada di laut sumberdaya alam  kita ada dilaut," terangnya.

Dalam hitungan terakhir katanya,   sumber daya alam  laut indonesia memiliki potensi  kurang lebih  17 ribu Triliun pertahun asalkan itu bisa dikelola dengan baik.

Oleh sebab itu tandasnya,  kekayaan laut merupakan kunci untuk meningkatkan   kesejahteraan rakyat sekligus meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat. Dan merupakan kunci untuk keadilan rakyat indonesia.

Dalam sambutan  Presiden RI ke 7 itu turut memaparkan bahwa indonesia terdiri 714 suku serta memiliki  17 ribu pulau, namun masih ada ribuan  pulau yang belum memiliki nama.

"Diharapkan dari keanekaragaman suku dan budaya itu tetap mempersatukan bangsa ini,  dengan sama-sama membangun  agar bangsa ini terus maju tanpa ada perpecahan akibat  perbedaan suku itu," tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Tanah Bumbu  Mardani H Maming turut memberikan sambutan dihadapan Presiden dan sejumlah Menteri di Kabinet  serta para undangan  yang hadir.

Bupati  mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah kabuapaten Tanah Bumbu mengucapkan selamat datang   atas kehadiran Presiden  beserta rombongan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurutnya,  kegiatan Mappanretasi  dijadikan sebuah  ujung tombak untuk memperkenalkan wisata pantai lainya seperti halnya pantai Angsana, pantai Rindu Alam, Pantai Malasti Kecamatan Sungai Loban,kemudian Goa Air Terjun Mandi Pegunungan Meratus.

Dihadapan Presiden, pada sisi lain Bupati juga turut berterimakasih kepada pemerintah pusat selama ini, khususnya pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan lingkar 30 sepanjang 21 kilometer, pembangunan sistem pengeloaan air minum, pembangunan Rusunnawa yang akan di bangun tahun ini serta pembangunan RTH di Mandala Krida Desa manunggal Kecamatan karang Bintang.

Tak hanya bantuan pembangunan Infrastruktur, dirinya mewakili Pemerintah dan komponen daerah  juga mengucapkan terimaksih atas  berupa bantuan di sektor pendidikan terkait sarana prasarana Sekolah, sektor Kesehatan,  sektor pertanian.

Masih dalam kesempatan itu, Mardani juga memaparkan beberapa sektor pembangunan yang diharapkan  melibatkan bantuan pemerintah pusat antara lain, Pembangunan Bandungan, Jalan Tol Batulicin Banjarbaru, Pembangunan Rel Kerata Api, Bandara Internasional serta jembatan penghubung Batulicin Kotabaru sepanjang 6,5 Kilometer.

"Dari sinergitas sektor pembangunan yang turut melibatkan pemerintah pusat itu akan memberi dampak  positif menuju Kabupaten Tanah Bumbu   sebagai daerah kawasan pengembangan industri, disisi lain untuk menunjang pengembangankawaan industri itu mulai sekarang kami sudah menyiapkan  sumber daya manusia  lokal  yakni dengan mendirikan Politekhnik Batulicin," ungkapnya.

Selain Bupati, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor juga turut memberikan sambutan dihadapan Presiden.

Dalam sambutan  sahbirin berharap dengan kedatangan Presiden bisa membawa dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Kalimantan Selatan. Terutama dukungan pemerintah pusat demi terwujudnya pembangunan Jalan Tol Batulicin- Banjarbaru.

Gubernur menjelaskan, saat ini   jalan Tol itu ada  sekitar  28 kilometer yang sudah terbangun, pihaknya  mengajak kerjasama TNI untuk mengawali itu, hal ini dilakukan semua atas suport dan semangat  Presiden Jokowi  bahwa dalam setahun  diharapkan satu tahunnya indonesia bisa membuat jalan  200 kiometer dalam satu tahunnya.
"Mudah mudahan itu bisa terwujud khususnya harapan rakyat  Kalimantan Selatan, sebagaimana menjadi harapan bapak Presiden,"tutup Sahbirin. 
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved