Home » » Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Jokowi Kenakan Pakaian Adat Tanah Bumbu

Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Jokowi Kenakan Pakaian Adat Tanah Bumbu

Written By Fokus Batulicin on Kamis, 17 Agustus 2017 | 17.43

Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 berlangsung meriah. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera untuk menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Prosesi Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 ini dimulai dengan kirab Bendera Negara Sang Merah Putih dan Naskah Proklamasi dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka.

Dalam prosesi tersebut, Nilam Sukma Pawening dari Provinsi DKI Jakarta, yang pada peringatan tahun lalu bertugas sebagai pembawa bendera pada upacara di Istana Merdeka kali ini bertugas sebagai pembawa bendera dari Monumen Nasional. Naskah proklamasi turut dibawa dalam prosesi ini.

Peringatan pada tahun ini terasa lebih spesial dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab, untuk kali pertama, para tamu undangan yang hadir diminta untuk mengenakan pakaian adat kebanggaan mereka. Hal ini tentu menjadikan suasana peringatan kemerdekaan Republik Indonesia semakin berwarna.

Setelahnya, sebelum upacara dimulai, tamu undangan dan masyarakat yang telah berada di lingkungan Istana Merdeka disuguhkan dengan sejumlah pertunjukan kesenian. Tarian Jejer Kembang Menur dari Banyuwangi berhasil memukau para tamu undangan. Lagu-lagu perjuangan oleh Gita Bahana Nusantara yang turut membangkitkan semangat peserta upacara dan tamu undangan.

Tak ketinggalan, _marching band_ dari TK Kinderfield Duren Sawit dan penampilan Ari Laso di tengah lapangan Istana Merdeka menambah riuh suasana. Inovasi lainnya yang menyita perhatian ialah persembahan "Best National Costume" dari sejumlah provinsi yang semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya.

Presiden Joko Widodo pun yang pagi ini mengenakan pakaian adat Tanah Bumbu Kalimantan Selatan tak sungkan berjabat tangan dengan tamu undangan di tribun tamu undangan Istana Kepresidenan sebelum menuju tempatnya di panggung kehormatan. Sementara Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampak anggun dengan mengenakan pakaian adat Minang berwarna merah, lengkap dengan tutup kepalanya.

"Karena memang kita ini warna-warni dan sangat beragam. Inilah Indonesia. Agar tahu bahwa kita ini sangat beragam," jawab Presiden saat dimintai keterangannya soal alasan mengenakan pakaian adat.

*Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan*

Tepat saat waktu menunjukkan pukul 09:40 WIB, tiupan terompet pertama diperdengarkan sebagai tanda upacara peringatan dimulai. Sejenak kemudian, tiupan terompet kedua seakan memberi aba-aba bagi pasukan upacara untuk memasuki lapangan upacara.

Kolonel Pnb M. Yani Amirullah didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Pria kelahiran Semarang, 5 Mei 1972, ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1995.

Laporan Komandan Upacara kepada Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara dan dentuman meriam sebanyak 17 kali menandai dimulainya peringatan detik-detik proklamasi.

Saat prosesi pengibaran bendera, Fariza Putri Salsabila yang mewakili Provinsi Jawa Timur bertugas untuk menerima bendera merah putih yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk kemudian dikibarkan.

Adapun tiga orang lainnya yang bertugas untuk mengibarkan bendera Merah Putih ialah Rahmat Hersa Widiatmoko sebagai Komandan Kelompok 8 yang mewakili Provinsi Kalimantan Barat, Rianto Fajriansyah sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi Bengkulu, dan Agus Putra Pratama Yudha sebagai penarik bendera yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat.


Jakarta, 17 Agustus 2017
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

29 Agustus 2017 11.09

Assalamualaikum wr wb. Saya Sangat berterimah kasih kepada KI RONGGO LAWE
berkat semua bantuan yg diberikan saya sdh buka usaha dan memiliki
beberapa Restoran ternama di Surabaya mengatakan ”Saya dulu seperti
orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib
dan membawa lari semua uang saya. Saya pun harus menanggung hutang
supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana
kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling
Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi
untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn KI RONGGO LAWE yang
dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana
Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan
putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN
!!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya.
kalau mau seperti saya hubungi KI RONGGO LAWE Tlp/Sms : 0853-1403-1099
solusi tepat salam sukses.PESUGIHAN DANA GAIB NYATA

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved