Home » » Tenun Pagatan dan Mappanretasi Dua Hasanah Budaya Tak Terpisahkan

Tenun Pagatan dan Mappanretasi Dua Hasanah Budaya Tak Terpisahkan

Written By Fokus Batulicin on Senin, 06 Agustus 2018 | 23.00

BATULICIN - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menetapkan Kain Tenun Pagatan dan Mappanretasi dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2018.

Hal tersebut diketahui setelah dilaksanakanya Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2018 oleh Kemendikbud RI di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (1/8) kemarin.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Tanah Bumbu, Muhammad Rafi'e, yang hadir hadir dari Kabupaten Tanah Bumbu di Sidang Penetapan Budaya Takbenda, sebutan sebelum ditetapkannya Tenun Pagatan dan Mappanretasi sebagai warisan budaya Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk Pendidikan dan Kebudayaan Setiap daerah diseluruh Indonesia digunakan untuk mengajukan warisan budaya takbenda ke Kemendikbud.
IMG-20180804-WA0017

"Tanah Bumbu menominasikan Tenun Pagatan dan Mappanretasi sebagai penerbit warisan budaya takbenda untuk ditetapkan oleh Kemendikbud," ujar Rafi'e.

Sebelum ditetapkan, didepan peserta sidang, tim yang mampu memberikan presentasi yang akurat dan meyakinkan tentang peran Tenun Pagatan dan Mappanretasi dalam masyarakat dan sejarah perkembangan Tanah Bumbu.

Menurutnya, Tenun Pagatan dan Mappanretasi adalah salah satu perwujudan yang ada di masyarakat Tanah Bumbu. Guci memiliki nilai-nilai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diterima dari generasi ke generasi.
IMG-20180804-WA0018

Setelah mendengarkan presentasi, sebut Rafi'e, akhirnya Tenun Pagatan ditetapkan oleh Tim Seleksi dari Kemendikbud masuk dalam Domain Kemandirian dan Kerajinan Tradisional.

Sedangkan Mappanretasi masuk dalam Domain Adat Istiadat Masyarakat dan Perayaan, sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Tanah Bumbu.

Sementara itu, Plt Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor Penghargaan dan rasa gembiranya dengan menetapkan Tenun Pagatan dan Mappanretasi sebagai Warisan Budaya Indonesia.
IMG-20180804-WA0019

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan penetapan warisan dari sini" ujarnya.

Dengan ditetapkanya sebagai warisan budaya, maka Tenun Pagatan dan Mappanretassi sebagai budaya Tanbu akan terus berkarya hanya oleh pemerintah daerah tetapi juga oleh negara.

Terkait Warisan Budaya Indonesia, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadjamuddin Ramly, menyatakan bahwa saat ini banyak budaya daerah yang belum masuk dalam daftar warisan budaya takbenda Indonesia.

Sementara itu, ditetapkannya Tenun Pagatan dan Mappanretasi sebagai warisan budaya Indonesia yang diambil dari peran Ketua Adat Ade Ogi dan pengrajin tenun pagatan yang bergabung dalam warisan budaya takbendanya. (Merah / MC.Tanbu)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved