Home » , , » Staf Ahli APKASI : Kekurangan Guru, Menjadi Problem Daerah

Staf Ahli APKASI : Kekurangan Guru, Menjadi Problem Daerah

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 18 Januari 2019 | 19.46

fokusbatulicin.com- Hj Hikmatul Hasanah Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan dan Peningkatan Mutu Guru, bersama Tim berkunjung ke Kabupaten Tanah Bumbu (18/01) tadi. Tujuannya hanya sekedar audiensi dan sosialisasi peningkatan mutu pendidikan di daerah yang menjadi program unggulan Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) untuk meningkatkan SDM yang berkualitas.
Audiensi dan sosialisasi dengan seluruh Pengurus Organisasi Pendidikan dan para Kepala Sekolah se-Tanah Bumbu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah, H Rooswandi Salem mewakili Bupati Tanah Bumbu, di Mahligai Bersujud.
Hj Hikmatul Hasanah, mengatakan kehadiran Tim Apkasi Bidang Pendidikan dan Peningkatan Mutu Guru ke Tanah Bumbu untuk membantu pemerintah daerah menyelesaikan problematika dibidang pendidikan.
Selama tiga tahun terjun kelapangan, banyak data dan fakta yang ditemukan. Seperti problematika kekurangan guru yang dihadapi daerah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Program Apkasi terjun langsung kelapangan ini merupakan bukti keseriusan Ketua Apkasi Mardani H Maming membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi daerah diantaranya pemerataan pendidikan di Indonesia.
Terkait kegiatan audiensi dan sosialisasi di Kalimantan Selatan, sebut Hj Hikmatul, ia bersama tim sudah mengunjungi 6 (enam) Kabupaten diantara Tanah Laut, Bariot Kuala, HSS, HST, HSU, dan Tanah Bumbu. Dalam sambutannya, Sekda H Rooswandi Salem mengatakan atas nama pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi dengan dilaksanakannya audiensi dan sosialisasi bidang pendidikan peningkatan mutu guru di daerah yang dilaksanakan oleh Apkasi.
Menurutnya, audiensi dan sosialisasi oleh Apkasi ini tidak hanya mempererat silaturahmi tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi dan kemajuan di bidang pendidikan, khususnya terhadap peningkatan mutu guru di daerah.
Dihadapan Staf Ahli Apkasi dan Tim, Sekda menyampaikan saat ini Kabupaten Tanah Bumbu berusia 15 tahun. Namun diusia yang muda tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen tinggi terhadap pembangunan pendidikan. Ini dibuktikan dengan Visi Misi Kabupaten Tanah Bumbu yang menempatkan bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi program unggulan daerah.
"Untuk pembangunan pendidikan ini, Pemkab Tanah Bumbu sudah menjalankan amanat undang-undang yakni mengalokasikan 20 persen lebih anggaran khusus pendidikan," ucap Sekda.
Berbagai persoalan di bidang pendidikan ini juga dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, satu diantara permasalahan tersebut yaitu banyaknya tenaga pendidik yang masih berstatus honorer. Sedangkan untuk pengangkatan PNS terkendala dengan adanya moratorium.
Adanya program PPPK dari pemerintah pusat tentunya membawa angin segar bagi pemerintah daerah utamanya bagi guru.
Sementara itu, terkait program-program unggulan Apkasi, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap selalu dikunjungi oleh Apkasi.
"Kami harap Tanbu selalu menjadi pilot projek program apapun dari Apkasi. Kami siap menerima program tersebut dan bersinergi menjalankan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Bumbu," sebut Sekda. Team
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved