Home » » Dari 3,48 juta hektar, 1,81 juta hektar Lahan Mangrove Rusak

Dari 3,48 juta hektar, 1,81 juta hektar Lahan Mangrove Rusak

Written By Fokus Batulicin on Selasa, 12 Maret 2019 | 09.14

fokusbatulicin.com - Dari data Internasional, Indonesia memiliki ekosistem mangrove lebih dari 23% total luas mangrove dunia dan ekosistem mangrove mempunyai peran sangat penting dalam upaya-upaya pengendalian perubahan iklim dan mitigasi bencana.

Dan kondisi saat ini luas hutan mangrove kita yang rusak telah mencapai 1,81 juta hektar dari total 3,48 juta hektar di mana kerusakan mangrove tersebut berdampak pada hilangnya kemampuan menyerap 190 juta ton CO2 tiap tahunnya.

Kerusakan mangrove juga berdampak pada meningkatnya kerentanan terhadap abrasi serta bencana gelombang laut atau tsunami.

Demikian Ujar Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dalam sambutanya yang disampaikan oleh Tri Suswati Tito Karnavian, Dalam Rangkaian Kegiatannya di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan yg mengusung tema Gerakan Nasional aksi tanam Mangrove, Senin, (11/03/2019).

Dikatakan, gerakan tanam mangrove yang digagas oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo melalui Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja digelar secara serentak di 9 Provinsi ini beranjak dari keprihatinan atas kondisi ekosistem mangrove di Indonesia dan memerlukan perhatian serta uluran tangan semua pihak, baik dari pemerintah, TNI-Polri, BUMN dan kaum perempuan.

Salah Satu tujuan gerakan aksi tanam mangrove adalah untuk menyelamatkan ekosistem hutan mangrove yang sangat sangat bermanfaat bagi lingkungan kehidupan manusia. Manfaat mangrove tersebut meliputi, pencegahan bencana abrasi, intrusi air laut, sarana penelitian dan pendidikan, penyimpan karbon, wisata alam, tempat pemijahan aneka biota laut dan pelindungan garis pantai dari tsunami.

Kegiatan bertajuk Perempuan Peduli Mangrove, Biopori dan Kampung Hijrah tersebut menjadi istemewa, karena dihadiri tamu dari pusat, yakni Ibu Kapolri Tri Suswati Tito Karnavian dan Ibu Wamen Luar Negeri Yasmin AM. Fachir, yang turut serta melaksanakan tanam mangrove dan bersih-bersih Pantai.

Hadir pula, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan beserta istri, Bupati Tanah Bumbu, Unsur Forkopimda Kab. Tanbu, Jajaran Pejabat Pemkab Tanbu, Ketua TP PKK, Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Kartika Chandrakirana dan GOW Kabupaten Tanah Bumbu.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Sadariah dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada tim OASE KK atas terlaksananya kegiatan aksi tanam mangrove di Kab. Tanbu.

Karena menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama sebagai komitmen gerakan perempuan Indonesia untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, terutama hutan pantai yang banyak terdapat di Kab Tanbu.

"Semoga kegiatan ini mampu menginspirasi seluruh masyarakat Tanbu untuk bersama-sama menjaga dan memelihara keberlangsungan hidup kita bersama," ujarnya. (TFB// Foto : Ist)


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved