Home » » Kampung Toga Kepayang, Masuk Penilaian Nasional

Kampung Toga Kepayang, Masuk Penilaian Nasional

Written By Fokus Batulicin on Jumat, 06 September 2019 | 08.21

fokusbatulicin.com Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanamaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat alami. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.

Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual.

Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Di Desa Teluk Kepayang Kecamatan Kusan Hulu, Kebun Toga banyak dijumpai, tak heran jika tempat ini kembali diikut sertakan dalam Lomba Tingkat Nasional dalam kategori tanaman obat keluarga (TOGA) dan Akupresur pada tahun 2019 ini.
Kamis kemarin pun kampung di ukung hulu Kabupaten Tanah Bumbu ini Kedatangan Tim Penilai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang juga didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Sadariah, beserta anggotanya.
Ketua Tim Penilai Nasional dr. Nurindah dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dalam sambutannya menyampaikan hendaknya momentum ini dijadikan sebuah kebudayaan, sehingga kegiatan pembinaan terus dilaksanakan dan tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat yang menamam tamaman toga di pekarangan rumahnya.
"Menanam Toga pastinya akan mendapat Manfaat yang cukup besar, apabila kita memanfaatkan pekarangan dengan tanaman toga, setidaknya mampu memberikan pengobatan kepada warga masyarakat yang membutuhkan, tentu dengan memahami ilmu dan pemanfaatannya secara tidak berlebihan hingga merusak fungsi utamanya sebagai obat dalam pemanfaatannya" ujarnya.
Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya yang dibacakan HM Thaha sangat menyambut baik atas kehadiran Tim Penilai dari Kemenkes di Kabupaten Tanah Bumbu.
Ia juga mengharapkan semoga penilaian yang dilaksanakan dapat memotivasi para kader dan keluarga binaan kelompok asuhan mandiri untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui toga.
"menjaga kesehatan secara tradisional sebenarnya dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat atau keluarga terutama dalam mengatasi gangguan kesehatan ringan dengan memanfaatkan tanaman toga dan akupresur," kata Bupati. ( TFB/ foto : ist)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT. MEDIA FOKUS BATULICIN | TANAH BUMBU
Copyright © 2011. FOKUS BATULICIN - All Rights Reserved